Posyandu Remaja Padukuhan Penggung kembali melaksanakan kegiatan pelayanan dan pembinaan bagi remaja pada Ahad (30/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan Posyandu Remaja untuk ketiga kalinya dan diikuti oleh 21 remaja putra dan putri. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya kesehatan sekaligus memberikan ruang edukasi dan pendampingan bagi generasi muda di Padukuhan Penggung.
Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan rangkaian pelayanan kesehatan yang meliputi pendaftaran, pengukuran, pencatatan, pelayanan kesehatan, serta konseling. Seluruh rangkaian pelayanan tersebut dilaksanakan oleh kader Integrasi Layanan Primer (ILP). Melalui kegiatan ini, para remaja mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemantauan kondisi kesehatan serta memperoleh informasi dan konseling yang berkaitan dengan kesehatan remaja.
Setelah rangkaian pelayanan kesehatan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars KB yang dipimpin oleh Dea. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Selanjutnya, Ketua Posyandu Remaja Padukuhan Penggung menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Ketua Posyandu Remaja menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para remaja dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan Posyandu Remaja di Padukuhan Penggung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dukuh Penggung yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Posyandu Remaja. Dalam kesempatan tersebut disampaikan harapan agar kegiatan Posyandu Remaja dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Keberadaan Posyandu Remaja diharapkan dapat menjadi wadah pelayanan kesehatan sekaligus sarana pembinaan dan edukasi bagi remaja, sehingga dapat mendukung terbentuknya generasi muda yang sehat, aktif, dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan Posyandu Remaja kali ini juga diisi dengan kegiatan edukatif yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indonesia (UII). Mahasiswa KKN UII memberikan sosialisasi mengenai bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol). Materi tersebut diberikan sebagai bentuk edukasi kepada para remaja mengenai perkembangan dan tantangan di era digital yang perlu disikapi secara bijak.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat ditimbulkan oleh judi online maupun penggunaan pinjaman online secara tidak bijaksana. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan remaja terhadap aktivitas digital yang berpotensi menimbulkan dampak negatif, baik secara sosial maupun ekonomi. Para remaja juga diharapkan mampu menggunakan teknologi secara lebih bertanggung jawab serta mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi berbagai tawaran dan aktivitas di ruang digital.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam otak yang dipandu oleh Tria dari KKN UII. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta dengan antusias dan menjadi bagian dari aktivitas untuk menjaga kebugaran sekaligus melatih konsentrasi. Selain memberikan suasana yang lebih interaktif, senam otak juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan di antara peserta Posyandu Remaja.
Seluruh rangkaian kegiatan Posyandu Remaja Padukuhan Penggung berlangsung dengan tertib dan lancar hingga pukul 11.00 WIB. Kegiatan ditutup dengan membaca hamdalah secara bersama-sama.
Pelaksanaan Posyandu Remaja secara berkelanjutan diharapkan dapat semakin memperkuat peran masyarakat dalam mendukung kesehatan dan perkembangan remaja di Padukuhan Penggung. Kolaborasi antara kader ILP, pemerintah padukuhan, remaja, serta mahasiswa KKN UII juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga edukasi dan pembinaan yang relevan dengan kebutuhan remaja saat ini.
Penulis : Ajru F
Sumber : Betty
Editor : Yuli S