HARGOREJO — Perpustakaan Swa Pustaka Hargorejo bersama KKN UII Angkatan 73 Padukuhan Kriyan mengajak anak-anak mengenal pentingnya menjaga lingkungan sekaligus belajar literasi keuangan melalui kegiatan “Si Gemas” (Siswa Gemar Memilah Sampah) dan Workshop Ganci Recycle. Kegiatan berlangsung di Perpustakaan Swa Pustaka Hargorejo pada Sabtu (29/8/2026), mulai pukul 12.30 WIB.
Kegiatan diikuti oleh belasan anak yang merupakan pengunjung perpustakaan, baik dari wilayah Hargorejo maupun daerah sekitarnya. Dikemas secara edukatif dan interaktif, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang memadukan pengetahuan, permainan, kreativitas, dan keterampilan praktis.
Sesi pertama berupa Si Gemas dipandu oleh Kak Jihan dan Kak Dini. Para peserta diajak mengenal berbagai hal tentang sampah, mulai dari pengertian, jenis-jenis sampah, cara memilah, hingga pengelolaannya. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan yang dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Penyampaian materi dikemas melalui kuis dan permainan kelompok. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk berlomba memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang tinggi. Melalui permainan tersebut, anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan secara langsung cara membedakan dan memilah sampah.
Setelah sesi pemilahan sampah, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Ganci Recycle yang dipandu oleh Kak Hasna. Sebelum membuat kerajinan, peserta mendapatkan pengenalan mengenai literasi keuangan. Materi mencakup pentingnya menabung serta pengenalan sederhana mengenai Harga Pokok Produksi (HPP) dan cara menentukan keuntungan dari sebuah produk.
Materi tersebut memberikan pemahaman bahwa membuat sebuah produk tidak hanya membutuhkan kreativitas, tetapi juga perlu mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan dan nilai jualnya. Anak-anak diperkenalkan pada cara sederhana melihat sebuah karya sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi.
Dalam praktiknya, peserta memanfaatkan tutup botol bekas sebagai bahan utama pembuatan gantungan kunci. Bahan yang sebelumnya tidak terpakai diolah menjadi kerajinan yang memiliki fungsi dan nilai guna. Kegiatan ini sekaligus mengajarkan bahwa barang bekas dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang kreatif dan bernilai.
Antusiasme anak-anak terlihat selama mengikuti kedua sesi kegiatan. Mereka mendapatkan pengalaman baru dalam memilah sampah sekaligus mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan barang bekas. Perpaduan edukasi lingkungan, keterampilan membuat kerajinan, dan literasi keuangan menjadikan kegiatan ini sebagai pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi Perpustakaan Swa Pustaka Hargorejo dan KKN UII Angkatan 73 Padukuhan Kriyan diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif sejak dini. Anak-anak diharapkan semakin sadar akan pentingnya memilah sampah, peduli terhadap lingkungan, serta mampu mengembangkan kreativitas dan mengenal pengelolaan keuangan secara sederhana.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran Perpustakaan Swa Pustaka Hargorejo sebagai ruang belajar masyarakat yang tidak hanya berfokus pada kegiatan membaca. Melalui berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, perpustakaan hadir sebagai ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang aplikatif, menyenangkan, serta bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Penulis: Ajru F.
Editor: Fitriana