Pemerintah Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, menggelar kegiatan Sosialisasi Pemetaan dan Analisis Kemiskinan Desa pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Kalurahan Hargorejo tersebut dimulai pukul 19.30 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Hargorejo, Kamituwa Hargorejo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hargorejo, serta seluruh ketua RT se-Kalurahan Hargorejo. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah kalurahan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung upaya pemetaan serta penanganan kemiskinan di wilayah Hargorejo.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kalurahan Hargorejo untuk meningkatkan ketepatan pendataan keluarga miskin sekaligus memastikan program bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Pemetaan dan analisis kemiskinan dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih akurat sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan mengenai pemasangan stiker pada rumah keluarga miskin sebagai bagian dari sistem penandaan dan pemetaan. Stiker tersebut nantinya ditempelkan pada rumah keluarga yang telah masuk dalam kategori sasaran berdasarkan hasil pendataan dan pemetaan kemiskinan.
Pemerintah Kalurahan Hargorejo menegaskan bahwa stiker yang telah dipasang tidak diperbolehkan dilepas sendiri oleh pemilik rumah. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga keterbukaan, ketertiban, dan akurasi dalam pelaksanaan program bantuan sosial. Apabila penerima bantuan dengan sengaja melepas stiker yang telah dipasang, maka terdapat konsekuensi berupa pengunduran diri sebagai penerima bantuan sosial sesuai dengan ketentuan yang telah disosialisasikan.
Pemasangan stiker tersebut bukan dimaksudkan untuk memberikan stigma kepada keluarga penerima bantuan, melainkan sebagai bagian dari proses pendataan dan pemetaan kondisi kemiskinan di tingkat kalurahan. Penandaan diharapkan dapat membantu pemerintah dalam melakukan identifikasi, pemantauan, serta evaluasi terhadap kondisi keluarga penerima bantuan sosial.
Peran ketua RT dalam kegiatan ini juga menjadi penting karena berada paling dekat dengan masyarakat dan mengetahui kondisi sosial ekonomi warga di wilayahnya. Melalui keterlibatan ketua RT se-Kalurahan Hargorejo, diharapkan proses pendataan dapat dilakukan secara lebih akurat, objektif, dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Selain pendataan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman bersama mengenai pentingnya pembaruan data kemiskinan. Kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu, sehingga data penerima bantuan perlu terus diperbarui dan diverifikasi agar bantuan yang disalurkan pemerintah tetap tepat sasaran.
Sinergi antara Pemerintah Kalurahan Hargorejo, unsur keamanan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan. Data yang akurat nantinya dapat menjadi dasar dalam menentukan berbagai bentuk intervensi, baik berupa bantuan sosial maupun program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kemandirian masyarakat.
Melalui Sosialisasi Pemetaan dan Analisis Kemiskinan Desa ini, Pemerintah Kalurahan Hargorejo mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses pendataan dan menjaga keterbukaan dalam pelaksanaan program bantuan sosial. Dengan adanya kerja sama seluruh pihak, diharapkan penanggulangan kemiskinan di Kalurahan Hargorejo dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.
Penulis : Ajru F
Editor : Yuli S