You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kalurahan Hargorejo
Logo Kalurahan Hargorejo
Kalurahan Hargorejo

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO I SOSIAL MEDIA : Instagram @kalurahan_hargorejo I Twitter @pemkalhargorejo I Youtube : Kalurahan Hargorejo

Tekan Stunting, Kalurahan Hargorejo Salurkan PMT Khusus Balita Berdasarkan Keluhan Tumbuh Kembang

Admin Hargorejo 17 Juli 2026 Dibaca 153 Kali
Tekan Stunting, Kalurahan Hargorejo Salurkan PMT Khusus Balita Berdasarkan Keluhan Tumbuh Kembang

Pemerintah Kalurahan Hargorejo yang berada di wilayah Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, secara resmi meluncurkan sebuah program strategis nasional di tingkat lokal yang berfokus pada percepatan penurunan angka stunting di masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui gerakan penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan berbasis pangan lokal yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian para balita. 

Program intervensi gizi yang dilakukan secara intensif dan masif tersebut mulai dilaksanakan secara serentak di berbagai titik wilayah pada hari Selasa (14/07/2026). Penyaluran bantuan makanan bergizi ini secara spesifik menyasar kepada kelompok balita yang terdeteksi mengalami indikator masalah pertumbuhan fisik berdasarkan hasil pemantauan berkala dari kader kesehatan. Sasaran prioritas program ini meliputi kelompok Balita dengan Berat Badan Tidak Naik (BBT), Balita dengan Berat Badan Kurang (BBK), serta Balita dengan status Gizi Kurang (GK).

Durasi waktu pelaksanaan dari program pemberian bantuan pangan ini sengaja dibuat bervariasi antara satu anak dengan anak lainnya, karena formulasinya disesuaikan secara presisi dengan kondisi klinis dan keluhan tumbuh kembang yang dihadapi oleh masing-masing anak tersebut.
Sistem pemulihan serta perbaikan status gizi di Kalurahan Hargorejo ini dirancang secara spesifik lewat regulasi medis yang ketat agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan tepat sasaran, efektif, dan mampu mengoreksi kurva pertumbuhan anak ke arah yang lebih positif. Durasi pemberian asupan makanan tambahan berwujud pangan kaya protein hewani ini dibagi menjadi tiga kategori jangka waktu intervensi, yaitu:
•    Balita dengan Berat Badan Tidak Naik (BBT): Kelompok anak ini akan mendapatkan pemantauan ketat serta pasokan makanan tambahan (PMT) pemulihan setiap hari selama 14 hari berturut-turut untuk merangsang kenaikan berat badannya.
•    Balita dengan Berat Badan Kurang (BBK): Kelompok ini akan memperoleh intervensi asupan PMT dengan menu bergizi seimbang yang dijadwalkan berjalan selama 28 hari guna memulihkan massa tubuh anak agar kembali ke batas normal.
•    Balita dengan Status Gizi Kurang (GK): Kelompok balita dengan keluhan yang membutuhkan penanganan medis paling intensif ini akan menerima pendampingan khusus serta pasokan gizi jangka panjang selama 56 hari demi menyelamatkan anak dari risiko stunting yang lebih parah.

Berdasarkan hasil laporan data pemetaan kesehatan terbaru yang dihimpun oleh seluruh kader kesehatan dan diverifikasi oleh Puskesmas Kokap 1, program penyaluran PMT pemulihan ini pada akhirnya hanya dilaksanakan di 14 Padukuhan dari total 16 padukuhan yang tersebar di wilayah administrasi Kalurahan Hargorejo.

Hal yang sangat menarik dan patut mendapatkan apresiasi tinggi adalah fakta bahwa 2 Padukuhan di antaranya tercatat benar-benar bersih, sehat, serta bebas sama sekali dari keluhan kasus balita stunting maupun gangguan hambatan pertumbuhan, yaitu Padukuhan Ngulakan dan Padukuhan Sangkrek. Keberhasilan luar biasa dari kedua dusun tersebut dalam menjaga kualitas status gizi anak sejak masa kehamilan hingga masa balita kini dijadikan sebagai barometer utama, pola percontohan, serta kisah sukses yang wajib direplikasi oleh 14 Padukuhan lainnya di wilayah Hargorejo yang saat ini sedang berjuang menjalankan masa intervensi gizi.

Melalui komitmen penuh yang ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kalurahan Hargorejo beserta kerja keras tanpa lelah dari para kader kesehatan,  program PMT pemulihan berkala ini diharapkan mampu mengoreksi dan mendongkrak berat badan balita secara signifikan. Langkah nyata, terpadu, dan terukur yang diambil oleh pemerintah kalurahan ini diproyeksikan akan menjadi pilar utama serta pondasi kokoh dalam menyongsong masa depan guna mewujudkan generasi muda Hargorejo yang sehat, berfisik kuat, cerdas secara intelektual, serta terbebas sepenuhnya dari ancaman stunting.

Penulis   : Ajru F

Sumber  : Elna D

Editor     : Yuli S

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 4.284.048.511,95 Rp 4.338.322.758,00
98.75%
Belanja
Rp 3.930.586.979,00 Rp 4.252.189.549,00
92.44%
Pembiayaan
Rp -86.133.209,00 Rp -86.133.209,00
100%

APBK 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 20.137.300,00 Rp 20.137.300,00
100%
Hasil Aset Kalurahan
Rp 101.358.032,00 Rp 110.590.000,00
91.65%
Dana Desa
Rp 1.521.025.000,00 Rp 1.521.025.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 202.637.746,00 Rp 251.503.243,00
80.57%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 1.126.307.115,00 Rp 1.126.307.115,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 1.197.000.000,00 Rp 1.197.000.000,00
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Kalurahan
Rp 39.610.100,00 Rp 39.610.100,00
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Kalurahan
Rp 60.000.000,00 Rp 60.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 8.823.218,95 Rp 5.000.000,00
176.46%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 7.150.000,00 Rp 7.150.000,00
100%

APBK 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 1.604.877.519,00 Rp 1.716.760.604,00
93.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 1.056.931.865,00 Rp 1.159.283.470,00
91.17%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 239.476.600,00 Rp 322.991.375,00
74.14%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 896.100.995,00 Rp 900.419.200,00
99.52%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 133.200.000,00 Rp 152.734.900,00
87.21%