Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo
HARGOREJO — Program cetak sawah baru di Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, sukses mengubah wajah pertanian lokal. Lahan yang dulunya kritis kini bertransformasi menjadi lumbung pangan produktif yang berhasil mendongkrak kesejahteraan ekonomi warga setempat.
Keberhasilan program ini disaksikan langsung di lokasi cetak sawah pada Senin (25/5/2026). Ketua Kelompok Tani (KT) Maju Padukuhan Sangkrek, Sakiyan, menyatakan bahwa program ini membawa perubahan masif bagi taraf hidup masyarakat sekitar.
Sebelum program bergulir, lahan seluas kurang lebih 2 hektar di wilayah tersebut minim pemanfaatan. Kondisi geografis dan keterbatasan akses air membuat warga hanya bisa menanam tanaman keras dan Hijauan Makanan Ternak (HMT).
"Dulu sebelum ada cetak sawah, lahan ini hanya diisi tanaman keras yang baru bisa dipanen kurang lebih 8 tahun sekali. Hasilnya sangat lama dan tidak bisa diandalkan untuk kebutuhan harian," ujar Sakiyan saat diwawancarai di lokasi.
Kondisi tersebut kini berbalik total. Setelah proyek cetak sawah rampung, siklus panen petani berubah dari hitungan windu menjadi hitungan bulan. Produktivitas lahan meningkat tajam dan kini petani bisa memanen hasil bumi setiap tahunnya.
Mengingat area persawahan baru ini merupakan sawah tadah hujan, para petani menerapkan strategi pola tanam yang adaptif terhadap ketersediaan air:
Musim Tanam (MT) I: Petani secara serentak menanam padi memanfaatkan puncak musim penghujan untuk memastikan pasokan air optimal.
Musim Tanam (MT) II: Memasuki musim berikutnya, petani bersikap fleksibel. Mereka menanam padi atau beralih ke tanaman palawija.
Komoditas Pilihan: Jenis palawija yang subur ditanam di lahan ini meliputi jagung, kacang-kacangan, hingga umbi-umbian.
"Alhamdulillah, sejak adanya cetak sawah ini, pendapatan warga meningkat dan kesejahteraan masyarakat sekitar ikut terangkat," ungkap Sakiyan dengan penuh syukur.
Program yang menitikberatkan pada normalisasi lahan dan peningkatan ketahanan pangan ini diinisiasi sejak tahun 2024 lalu. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo mengeksekusi program ini dengan memanfaatkan alokasi Dana Keistimewaan (Danais) Daerah Istimewa Yogyakarta.
Di wilayah Kalurahan Hargorejo, intervensi anggaran Danais ini disalurkan secara simultan kepada tiga kelompok tani (KT) pelopor, yaitu:
1.KT Adem Ayem (Padukuhan Gunung Kukusan)
2.KT Maju (Padukuhan Sangkrek)
3.KT Pamor (Padukuhan Sindon)
Langkah strategis pemerintah yang berkolaborasi langsung dengan kelompok tani ini kini terbukti menjadi solusi nyata. Program ini tidak hanya memulihkan fungsi lahan yang sempat tidur, tetapi juga memperkuat pilar ketahanan pangan di tingkat desa.
Penulis : Ajru F.
Editor : Fitriana
14 April 2020
130.368 Kali
24 Februari 2023
77.438 Kali
30 September 2019
74.633 Kali
06 Mei 2020
71.136 Kali
04 Mei 2020
68.823 Kali
23 Agustus 2022
65.290 Kali
26 Juli 2022
47.888 Kali
Kokap - Kulon Progo
Surat Keterangan Domisili
Surat Pengantar SKCK
Surat Keterangan Usaha
Surat Keterangan Kelahiran
Surat Keterangan Kematian
Dan Lain-lainnya
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN anda...
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL
© Kalurahan Hargorejo - OpenSID 2605.0.1-premium