You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kalurahan Hargorejo
Logo Kalurahan Hargorejo
Kalurahan Hargorejo

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO I SOSIAL MEDIA : Instagram @kalurahan_hargorejo I Twitter @pemkalhargorejo I Youtube : Kalurahan Hargorejo

Padukuhan Selo Barat Lestarikan Tradisi Kepungan Ruwah dengan Khidmat

Admin Hargorejo 12 Februari 2026 Dibaca 556 Kali
Padukuhan Selo Barat Lestarikan Tradisi Kepungan Ruwah dengan Khidmat

Warga Padukuhan Selo Barat menggelar tradisi kepungan atau baritan dalam rangka memperingati datangnya bulan Ruwah, Minggu (8/2/2026). Acara yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB ini dipusatkan di serambi Masjid Gede Selo Ngalogo dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, Dukuh Selo Barat, serta jamaah masjid setempat.
 
Suasana khidmat menyelimuti seluruh rangkaian acara yang diawali dengan tahlil dan doa bersama. Kegiatan ini merupakan wujud syukur dan harapan warga akan keselamatan serta keberkahan di bulan Ruwah.
 
Kepungan Ruwah merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan sebagai upaya melestarikan budaya leluhur. Tradisi ini juga dikenal sebagai Ruwahan atau Nyadran, dilaksanakan setiap bulan Sya'ban (Ruwah) menjelang bulan Ramadhan dengan tujuan mendoakan arwah leluhur, orang tua, serta kerabat yang telah meninggal dunia.
 
Rangkaian tradisi ini antara lain kenduri (doa bersama), ziarah kubur, dan kepungan berbagi makanan seperti apem, ketan, serta kolak. Simbolisasi dari kegiatan ini adalah permohonan maaf dan sedekah. Tradisi Kepungan Ruwah tidak hanya dilaksanakan di Selo Barat, tetapi juga di berbagai padukuhan di seluruh Kelurahan Hargorejo, masing-masing dengan keunikan adat dan tata cara tersendiri.
 
Lebih dari sekadar ritual keagamaan, kepungan Ruwah juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar warga. Semangat kebersamaan dan gotong royong tercermin dari kebiasaan membawa makanan dari rumah masing-masing dan berkumpul bersama. Tradisi ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
 
Dengan terselenggaranya acara ini, warga Padukuhan Selo Barat berharap tradisi kepungan Ruwah dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang, sehingga nilai-nilai luhur budaya Jawa tetap terjaga.

 

 

Penulis : Ajru F. 

Sumber : Tri W.

Editor : Fitriana

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 4.284.048.511,95 Rp 4.338.322.758,00
98.75%
Belanja
Rp 3.930.586.979,00 Rp 4.252.189.549,00
92.44%
Pembiayaan
Rp -86.133.209,00 Rp -86.133.209,00
100%

APBK 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 20.137.300,00 Rp 20.137.300,00
100%
Hasil Aset Kalurahan
Rp 101.358.032,00 Rp 110.590.000,00
91.65%
Dana Desa
Rp 1.521.025.000,00 Rp 1.521.025.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 202.637.746,00 Rp 251.503.243,00
80.57%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 1.126.307.115,00 Rp 1.126.307.115,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 1.197.000.000,00 Rp 1.197.000.000,00
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Kalurahan
Rp 39.610.100,00 Rp 39.610.100,00
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Kalurahan
Rp 60.000.000,00 Rp 60.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 8.823.218,95 Rp 5.000.000,00
176.46%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 7.150.000,00 Rp 7.150.000,00
100%

APBK 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 1.604.877.519,00 Rp 1.716.760.604,00
93.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 1.056.931.865,00 Rp 1.159.283.470,00
91.17%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 239.476.600,00 Rp 322.991.375,00
74.14%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 896.100.995,00 Rp 900.419.200,00
99.52%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 133.200.000,00 Rp 152.734.900,00
87.21%