You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Kalurahan Hargorejo
Logo Kalurahan Hargorejo
Kalurahan Hargorejo

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

PEMERINTAH KALURAHAN HARGOREJO I SOSIAL MEDIA : Instagram @kalurahan_hargorejo I Twitter @pemkalhargorejo I Youtube : Kalurahan Hargorejo

TK Bhakti Pertiwi Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Kalangan Siswa

Admin Hargorejo 20 Mei 2024 Dibaca 526 Kali
TK Bhakti Pertiwi Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Kalangan Siswa

Masih ingatkah anda tentang permainan Cublak-cublak suweng? Cublak cublak suweng adalah permainan tradisional Jawa yang dimainkan oleh beberapa orang dengan menggunakan media batu atau benda lain yang bisa digenggam. Sebelum permainan, para pemain terlebih dulu melakukan suit dan yang kalah memposisikan diri di tengah lingkaran pemain dengan posisi badan sujud. Para pemain lain yang mengelilingi menengadahkan salah satu tangannya di atas punggung pemain yang kalah sembari menyanyikan lagu “Cublak-cublak suweng”. Saat lagu dinyanyikan, salah seorang pemain bertugas menaruh batu secara bergiliran di atas tangan pemain yang tengadah. Batu atau media lain tersebut akan disembunyikan di tangan anak ketika lagu selesai dinyanyikan sedangkan pemain yang kalah kembali duduk dan bertugas menebak di tangan siapa batu disembunyikan. Apabila lokasi batu berhasil ditebak maka pemain yang menyembunyikan batu yang kalah, sedangkan bila tidak tertebak maka pemain mengulangi permainan sebelumnya.

Untuk mengenalkan permainan Cublak-cublak suweng kepada generasi muda, para guru TK Bhakti Pertiwi yang terletak di Padukuhan Kriyan, Kalurahan Hargorejo mengajak para siswanya untuk memainkan permainan tersebut. Permainan dilakukan di dalam gedung sekolah secara bersama-sama. Pertama kali dikenalkan saat Kamis pon di mana para siswa diwajibkan memakai Pakaian Tradisional Jawa Yogyakarta. Para siswa mulai menggemari permainan ini. Bahkan tutur Kepala Sekolah TK Bhakti Pertiwi, Eny Suprapti, para siswa meminta kepada gurunya untuk memainkan kembali permainan tersebut. Berniat untuk mengenalkan kembali permainan tradisional yang mulai hilang, akhirnya para siswa selain mengenal justru sangat menyukai permainan Cublak-cublak suweng.

 

Penulis : Ajru F.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBK 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 4.284.048.511,95 Rp 4.338.322.758,00
98.75%
Belanja
Rp 3.930.586.979,00 Rp 4.252.189.549,00
92.44%
Pembiayaan
Rp -86.133.209,00 Rp -86.133.209,00
100%

APBK 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan
Rp 20.137.300,00 Rp 20.137.300,00
100%
Hasil Aset Kalurahan
Rp 101.358.032,00 Rp 110.590.000,00
91.65%
Dana Desa
Rp 1.521.025.000,00 Rp 1.521.025.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 202.637.746,00 Rp 251.503.243,00
80.57%
Alokasi Dana Kalurahan
Rp 1.126.307.115,00 Rp 1.126.307.115,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 1.197.000.000,00 Rp 1.197.000.000,00
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Kalurahan
Rp 39.610.100,00 Rp 39.610.100,00
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Kalurahan
Rp 60.000.000,00 Rp 60.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 8.823.218,95 Rp 5.000.000,00
176.46%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 7.150.000,00 Rp 7.150.000,00
100%

APBK 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan
Rp 1.604.877.519,00 Rp 1.716.760.604,00
93.48%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan
Rp 1.056.931.865,00 Rp 1.159.283.470,00
91.17%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan
Rp 239.476.600,00 Rp 322.991.375,00
74.14%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan
Rp 896.100.995,00 Rp 900.419.200,00
99.52%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan
Rp 133.200.000,00 Rp 152.734.900,00
87.21%